PENGARUH PENERAPAN TEKNIK BATUK EFEKTIF TERHADAP PENGELUARAN SPUTUM PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI RSUD. Prof. Dr. H. ALOEI SABOE
Abstract
Latar belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan menjadi salah satu penyebab utama kematian diseluruh dunia. Penyakit ini sering ditandai dengan batuk terus-menerus dan penumpukan sputum sehingga dibutuhkan teknik yang dapat membantu untuk mengeluarkan sputum secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penerapan teknik batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pasien tuberkulosis.
Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu quasi exsperimental dengan rancangan one group pretest-postest design. Jumlah sampel terdiri dari 17 responden, data dikumpulkan melalui lembar observasi dan pot sputum sebelum dan setelah penerapan teknik batuk efektif. Analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank test dengan nilai p-value <0,05
Hasil: jumlah responden yang dapat mengeluarkan sputum meningkat dari 8 (47,1%) sebelum intervensi menjadi 17 (100%) setelah intervensi. Hasil uji wilcoxon menunjukkan nilai 0,000 <0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengeluaran sputum sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa teknik batuk efektif secara efektif dapat meningkatkan dan membantu pasien tuberkulosis untuk mengeluarkan sputum.
Kesimpulan: terdapat pengaruh yang signifikan dari teknik batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pada pasien tuberkulosis di RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Penelitian ini dapat diharapkan dapat memberikan informasi dan referensi terkait teknik batuk efektif sehingga dapat meningkatkan pengeluaran sputum.
Kata kunci : Pengeluaran Sputum, Tuberkulosis, Teknik Batuk Efektif.
Full Text:
PDFReferences
Abilowo, A., Lubis, A. Y. S., & Selpi, S. (2022). Penerapan Batuk Efektif dalam Meningkatkan Bersihan Jalan Nafas pada Pasien Asma Bronkial di RS. dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung. Ahmar Metastasis Health Journal, 2(3), 144–156. https://doi.org/10.53770/amhj.v2i3.150
Adnyana, I. M. D. M. (2021). Populasi dan Sampel. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, 14(1), 103–116.
Anggreni, D. (2022). BUKU AJAR METODOLOGI PENELITIAN KESEHATAN.
ardiyansyah, M, A. M. (2023). PENGARUH TEKNIK BATUK EFEKTIF TERHADAP EFEKTIFITAS PENGELUARAN SPUTUM PADA PASIEN TB PARU FASE PENGOBATAN INTENSIF I RSUD TAMAN HUSADA BONTANG. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 3(4), 1–14. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK558907/
Dkk, N. M. E. (2023). Keperawatan Medikal Bedah 1 Cetakan Pertama. In Tahta Media Group.
Fauziyah, I., Fajriyah, N. N., & Faradisi, F. (2021). Literature Review : Pengaruh Batuk Efektif Untuk Pengeluaran Sputum Pada Pasien Tuberculosis. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1(Anggraeni 2019), 1516–1523. https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.887
Gita, C. R. N., & Mardina, V. (2019). Pemeriksaan Jumlah Leukosit, Laju Endap Darah Dan Bakteri Tahan Asam (BTA) Pada Pasien Penyakit Tuberculosis Paru Di Rsud Langsa. Jurnal Biologica Samudra, 1(2), 6–15.
Handayani, L. T. (2019a). Kajian Etik Penelitian Dalam Bidang Kesehatan Dengan Melibatkan Manusia Sebagai Subyek. In The Indonesian Journal of Health Science (Vol. 10, Issue 1). https://doi.org/10.32528/the.v10i1.1454
Handayani, L. T. (2019b). Pedoman Dan Standar Etik Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Nasional. In The Indonesian Journal of Health Science (Vol. 10, Issue 1). www.litbang.kemenkes.go.id
Jumriana, Hasanuddin, F., Suarniati, S., & Rahmawati. (2023). Latihan batuk efektif terhadap keefektifan jalan napas pada pasien tuberkulosis paru. Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt), 5 (2), 8.
Lestari, E. D., Umara, A. F., & Immawati, S. A. (2020). Effect of Effective Cough on Sputum Expenditure in Pulmonary Tuberculosis Patients. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI], 4(1), 1. https://doi.org/10.31000/jiki.v4i1.2734
Lutfiany, M. T., Pahrul, D., Setiawan, Fatriansari, A., Putinah, & Apriani. (2023). Pengaruh Latihan Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran Sputum Pada Penderita Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit Bhayangkara M. Hasan Palembang. Riset Media Keperawatan, 6(2), 95–100. file:///C:/Users/user/AppData/Local/Microsoft/Windows/INetCache/IE/YDKKBY1D/416-Article_Text-1308-2-10-20240107[1].pdf
Mahasiswa, J. I., & Keperawatan, P. (2021). DENGAN PENGELUARAN SPUTUM PADA PASIEN TUBERKULOSIS. 1, 77–82.
Oktaviani, S. D., Sumarni, T., & Supriyanto, T. (2023). Studi Kasus Implementasi Batuk Efektif pada Pasien dengan Tuberkulosis Paru. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 875–880. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1633
Pomalango, Z. B., & Fatimah Arsyad, S. M. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang TB Resisten Obat (TB-RO) dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien TB Paru. Jambura Nurisng Journal, 6(1), 2656–4653. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jnj%7C92
Rosyida, R. W. (2022). Epidemiologi Penyakit Menular, Epidemiologi Penyakit Menular HIV/AIDS (Issue July).
Rs, D. I., & Waras, S. (2023). 1.+Karyatin+Putri+Puspitasari. ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TUBERCULOSIS PARU DENGAN PENERAPAN TEKNIK BATUK EFEKTIF DALAM PENINGKATAN BERSIHAN JALAN NAPAS DI RS. SUMBER WARAS, 5, 1–7.
Sari, G. K., Sarifuddin, & Setyawati, T. (2022). Tuberkulosis Paru Post Wodec Pleural Efusion: Laporan Kasus Pulmonary Tuberculosis Post Wodec Pleural Effusion: Case Report. Jurnal Medical Profession, 4(2), 174–182.
Sartiya Rini, D., & Hasrina, H. (2023). Studi Kasus Penerapan Latihan Batuk Efektif Terhadap Perubahan Pola Napas Pasien Tuberkulosis Paru. Madago Nursing Journal, 4(1), 39–46. https://doi.org/10.33860/mnj.v4i1.2109
Siregar, T., & Aryayuni, C. (2019). Pengaruh Fisioterapi Dada Terhadap Pengeluaran Sputum Pada Anak Dengan Penyakit Gangguan Pernafasaan Di Poli Anak RSUD Kota Depok. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 2(2), 34–42. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v2i2.856
Sukma Senjaya, Aat Sriati, Indra Maulana, & Kurniawan, K. (2022). Analisis Data. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(3), 1003–1010. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i3.4037
Tamunu, M. sarra, Pareta, D. N., Hariyadi, H., & Karauwan, F. A. (2022). Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Benalu Pada Kersen Dendrophtoe pentandra (L.) Dengan Metode 2,2- diphenyl -1- Picrylhydrazyl (DPPH). Biofarmasetikal Tropis, 5(1), 79–82. https://doi.org/10.55724/jbiofartrop.v5i1.378
Umiyati. (2021). Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pada Ukm Maleo Lampung Timur Joko. 4(1), 6.
Wahdi, A., & Puspitosari, D. R. (2021). Mengenal Tuberkulosis. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.
Wulandari, D., Rustandi, H., Azissah Roeslina Sofais, D., Ilmu, F., Universitas, K., & Bengkulu, D. (2023). Teknik Batuk Efektif Pada Pasien Tb Paru Dengan Penerapan Aplikasi Teori Florance Nightingale Di Puskesmas Kota Baru Kabupaten Lebong Tahun 2022 Effective Cough Technique In Pulmonary Tb Patients With The Application Of Florance Nightingale Theory Applica. Student Scientific Journal, 1(2), 139–144.
Yanto, D. L. B. K. A. 2024. (2024). Pengaruh Batuk Efektif Terhadap Pengeluaran Sputum Pada Pasien Tbc Di Wilayah Kerja Puskesmas Tes Kabupaten Lebong. Chmk Nursing Scientific Journal, 4(2), 220–227.
DOI: https://doi.org/10.35720/tscs1kep.v11i01.699
Article Metrics
Abstract viewed : 9 timesPDF files downloaded : 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
